Deretan rider unik penyanyi Indonesia selalu menarik perhatian publik. Banyak orang penasaran dengan permintaan para musisi di balik panggung sebelum mereka tampil. Menariknya, sejumlah penyanyi Tanah Air justru menunjukkan bahwa rider mereka tidak selalu berisi permintaan mewah atau heboh.
Beberapa musisi hanya meminta buah segar, camilan ringan, atau makanan khas daerah tempat mereka tampil. Meski sederhana, permintaan-permintaan ini kerap memunculkan kisah lucu dan menarik. Bahkan ada yang sampai menerima buah dalam jumlah besar hingga menyerupai pasar.
Apa Itu Rider dan Mengapa Artis Membutuhkannya?
Rider artis merupakan daftar permintaan khusus yang di ajukan musisi kepada penyelenggara acara. Daftar ini mencakup kebutuhan teknis maupun non-teknis untuk memastikan penampilan berjalan lancar dan nyaman. Setiap artis memiliki rider yang berbeda tergantung pada kebutuhan dan preferensi masing-masing.
Secara umum, rider terbagi menjadi dua jenis utama. Pertama, Technical Rider yang mencakup kebutuhan peralatan panggung seperti sound system dan alat musik. Kedua, Hospitality Rider yang mencakup kebutuhan non-teknis seperti makanan, minuman, akomodasi, dan transportasi.
Manajemen atau kru artis biasanya menyusun rider dan menyampaikannya kepada penyelenggara sebelum kontrak di tandatangani. Selanjutnya, penyelenggara meninjau daftar permintaan tersebut dan melakukan negosiasi jika ada permintaan yang sulit di penuhi.
Ari Lasso: Rider Super Simpel ala Musisi Legendaris
Ari Lasso membuktikan bahwa musisi legendaris tidak selalu menuntut hal-hal mewah. Vokalis Dewa 19 ini hanya meminta buah naga, air mineral, dan camilan ringan sebagai rider saat manggung. Permintaan yang sangat sederhana untuk artis sekaliber dirinya.
Melalui unggahan media sosialnya, Ari mengungkapkan sendiri deretan rider yang ia minta. Ia juga mengaku seringkali menginginkan beberapa makanan di luar daftar rider resminya. Namun alih-alih meminta kepada panitia, ia justru memilih membelinya sendiri.
Sikap rendah hati Ari Lasso ini membuat banyak orang kagum. Ia bahkan pernah menulis bahwa dirinya dan Dewa 19 sering di sebut sebagai band legendaris dengan rider yang bisa di beli di minimarket. Pernyataan ini menunjukkan betapa sederhana dan tidak merepotkannya permintaan sang musisi.
Tantri Kotak: Dukung UMKM Lewat Rider Makanan Tradisional
Tantri, vokalis band Kotak, pernah membocorkan isi rider bandnya saat manggung. Dalam unggahan media sosialnya, Tantri menunjukkan daftar permintaan yang terbilang sangat sederhana. Jauh dari kemewahan, ia hanya menginginkan makanan tradisional dari daerah yang di datangi saat manggung.
Misalnya saat pergi ke Padang, Sumatera Barat, Tantri hanya meminta makanan dan camilan khas daerah tersebut. Bubur tape, gorengan, lemang tapai, dan beberapa camilan lokal lainnya masuk dalam daftar permintaannya. Selain itu, ia juga meminta minuman kemasan dan jamu anti masuk angin.
Yang menarik, ternyata rider Tantri ini memiliki tujuan mulia. Ia sengaja meminta makanan daerah untuk membantu pelaku UMKM lokal. Dengan cara ini, setiap kali Kotak manggung di suatu daerah, mereka sekaligus mendukung perekonomian masyarakat setempat.
Bernadya: Penyanyi Viral dengan Rider Buah dan Camilan Murah
Bernadya Ribka, penyanyi yang tengah naik daun, mengungkap daftar rider yang tidak kalah sederhana. Pelantun lagu “Satu Bulan” ini hanya meminta buah-buahan dan camilan ringan sebagai syarat sebelum tampil. Permintaannya bahkan bisa di beli dengan harga di bawah Rp10 ribu.
Pertama-tama, Bernadya meminta jeruk santang madu yang wajib tersaji di ruangan backstage. Alasannya sederhana, ia menyukai rasanya yang manis dan menyegarkan. Selain jeruk, pelantun lagu “Berlari” ini juga kerap meminta mangga yang manis dan segar.
Camilan ringan dengan merek Guribee menjadi salah satu permintaan favoritnya. Bernadya juga menyukai mochi dan seringkali meminta camilan tersebut. Namun, ia sudah menyepakati dengan timnya untuk tidak menjadikan mochi sebagai rider wajib karena khawatir merepotkan promotor di kota-kota kecil.
Bernadya menjelaskan bahwa buah dan camilan membantunya meningkatkan mood sebelum manggung. Menurutnya, sebelum tampil ia sering merasa sedikit stres, sehingga membutuhkan sesuatu yang membuatnya senang. Rider sederhana ini sukses membuat namanya viral di media sosial.
Yura Yunita: Kencur Mentah dan Kisah Lucu Buah Sepasar
Yura Yunita memiliki rider yang sederhana namun terkesan unik. Penyanyi ini meminta kencur mentah yang sudah di kupas dan di cuci sebagai bagian dari permintaannya. Ia memiliki kebiasaan mengunyah kencur secara langsung sebelum tampil di panggung.
Bagi Yura, kencur dapat membuat tenggorokannya terasa lega dan membantu penampilannya menjadi lebih maksimal. Kencur sudah menjadi ritual bagi Yura Yunita sebelum manggung karena manfaatnya sudah ia rasakan selama bertahun-tahun. Ia menyebut hal ini sebagai bagian dari persiapan fisik dan mental sebelum naik panggung.
Selain kencur, Yura juga pernah meminta buah potong untuk di belakang panggung. Namun, suatu ketika promotor salah memahami rider tersebut. Alih-alih menyediakan buah potong, promotor justru datang membawa buah utuh dalam jumlah sangat besar.
Semangka, pepaya, mangga, dan berbagai buah lainnya di hadirkan dalam ukuran utuh dan masih tertutup kulitnya. Yura sendiri mengaku sangat terkejut hingga menyebutnya seperti mendapatkan pasar buah. Kisah lucu ini kemudian viral dan mengundang tawa banyak netizen.
Ify Alyssa: Buah Anggur Jadi Andalan Sebelum Tampil
Ify Alyssa, penyanyi yang di kenal melalui grup Blink, juga membagikan rider saat manggung. Penyanyi yang doyan ngemil ini meminta beberapa makanan mulai dari camilan hingga buah-buahan sebagai syarat tampil.
Salah satu yang wajib ada dalam daftar rider Ify adalah buah anggur. Ia menyebut anggur merupakan buah favoritnya sekaligus memiliki rasa yang segar. Buah ini sangat cocok untuk di konsumsi sebelum maupun sesudah manggung karena memberikan energi dan kesegaran.
Selain anggur, Ify juga meminta beberapa camilan ringan yang tidak terlalu sulit di temukan. Permintaannya yang sederhana ini menunjukkan bahwa ia tidak ingin merepotkan pihak penyelenggara acara.
Tulus: Makanan Daerah dan Kipas Angin Duduk
Tulus memiliki rider yang lebih menghargai kebudayaan lokal. Penyanyi “Hati-Hati di Jalan” ini biasanya meminta makanan khas lokal di setiap kota tempat ia tampil. Permintaan unik ini membuat setiap penampilan Tulus menjadi kesempatan untuk menikmati kuliner daerah.
Meskipun menyukai makanan daerah, Tulus menolak hidangan yang mengandung udang, kambing, atau makanan cepat saji. Selain itu, ia juga meminta buah segar seperti jeruk, melon, pisang, atau semangka sebagai bagian dari konsumsi sebelum tampil.
Yang unik, Tulus juga meminta satu buah kipas angin duduk dalam daftar ridernya. Permintaan sederhana ini menunjukkan bahwa penyanyi lulusan arsitektur tersebut tidak neko-neko dalam menentukan kebutuhan di balik panggung.
Untuk konsumsi saat gladi resik, tim Tulus meminta makanan berat dengan nasi putih sebagai karbohidrat utama. Menu tambahan seperti lauk pauk dan sayuran dengan kualitas baik juga masuk dalam permintaan. Semua ini memastikan Tulus dalam kondisi prima saat tampil.
Sheila On 7: Prioritaskan Keselamatan Ketimbang Kemewahan
Band legendaris Sheila On 7 dikenal memiliki rider yang sangat berbeda dari kebanyakan artis lain. Duta dan kawan-kawan memprioritaskan keamanan dan keselamatan dalam daftar permintaan mereka. Hal ini menunjukkan kedewasaan dan profesionalisme band asal Yogyakarta tersebut.
Sheila On 7 selalu meminta kehadiran tenaga medis, pemadam kebakaran, dan mobil ambulans di setiap penampilan. Permintaan ini penting untuk memastikan keselamatan personel dan penonton jika terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.
Soal makanan, tim manajemen Sheila On 7 hanya meminta uang makan sebesar Rp150 ribu per hari untuk enam orang. Sementara untuk keperluan kru dan rombongan sebanyak 11 orang, mereka meminta Rp100 ribu. Jumlah yang sangat terjangkau untuk band sekaliber mereka.
Band ini juga meminta adanya fasilitas laundry yang bisa memberikan layanan same day. Permintaan ini berkaitan dengan kebutuhan kostum panggung yang harus selalu dalam kondisi bersih dan rapi.
Judika: Kopi dan Jajanan Pasar Jadi Andalan
Judika, penyanyi jebolan Indonesian Idol, juga termasuk musisi dengan rider sederhana. Meski sudah menjadi salah satu penyanyi besar Indonesia, permintaan Judika saat manggung tetap tidak macam-macam.
Besaran uang konsumsi yang diminta Judika sangat terjangkau, hanya Rp200 ribu per hari untuk masing-masing 15 orang termasuk dirinya dan kru. Pihak Judika juga tidak meminta makanan atau minuman dengan merek khusus yang sulit ditemukan.
Judika biasanya hanya meminta air mineral, roti dan kue-kue kecil, kopi hitam, makanan kotak, serta minuman penambah ion tubuh. Ia mengakui bahwa kopi menjadi hal yang wajib ada di setiap penampilannya. Selain itu, sebagai pecinta makanan manis, jajanan pasar seperti kue basah juga harus tersedia.
Raisa: Air Panas, Lemon, dan Madu untuk Pita Suara
Raisa memiliki rider yang tidak terlalu sulit dipenuhi. Penyanyi cantik ini menjelaskan bahwa rider-nya selalu berubah-ubah karena kebutuhan tim juga ikut masuk dalam daftar. Namun, ada satu hal yang selalu konsisten dalam permintaannya.
Air panas, madu, dan lemon menjadi tiga bahan yang wajib selalu ada di backstage Raisa. Ia memiliki ritual rutin untuk membuat minuman air hangat yang dicampur dengan perasan lemon segar dan madu. Ramuan ini dipercaya dapat melemaskan tenggorokan sebelum tampil.
Raisa juga meminta buah segar dan beberapa snack untuk tim dan krunya. Ia menjelaskan bahwa angka-angka besar dalam rider sebenarnya bukan untuk dirinya sendiri, melainkan untuk seluruh tim yang terlibat dalam penampilan.
Selain makanan dan minuman, Raisa membutuhkan beberapa barang sederhana seperti handuk, tisu untuk touch up, dan kaca full body. Cermin ini diperlukan untuk mengecek penampilan sebelum naik panggung.
Efermata: Band Jogja dengan Rider Jajanan Pasar
Efermata, band asal Yogyakarta, dikenal dengan rider yang sangat sederhana. Cholil Mahmud, sang vokalis, hanya meminta buah, air mineral, dan camilan seperti jajanan pasar. Permintaan yang sangat mudah dipenuhi oleh penyelenggara acara manapun.
Tak hanya itu, mereka bahkan tidak keberatan jika hanya disediakan nasi kotak. Menurut Cholil, semakin sederhana rider, semakin mudah pula pihak EO bekerja. Sikap profesional ini membuat Efermata banyak mendapat apresiasi dari berbagai penyelenggara acara.
Mengapa Rider Sederhana Lebih Dihargai?
Fenomena rider sederhana dari para musisi Indonesia ini memberikan pelajaran berharga. Para artis membuktikan bahwa kesuksesan tidak harus diikuti dengan permintaan yang berlebihan atau merepotkan pihak lain.
Rider sederhana memudahkan penyelenggara acara dalam mempersiapkan kebutuhan artis. Hal ini juga menunjukkan profesionalisme dan kedewasaan para musisi dalam menjalankan karier mereka. Hubungan baik antara artis dan penyelenggara pun dapat terjalin dengan lebih harmonis.
Selain itu, rider yang masuk akal memungkinkan lebih banyak pihak untuk mengundang artis tersebut. Event organizer dengan budget terbatas tetap bisa mendatangkan musisi berkualitas tanpa harus pusing memikirkan permintaan yang sulit dipenuhi.
Para musisi dengan rider sederhana juga mendapat apresiasi lebih dari publik. Masyarakat menghargai sikap rendah hati dan tidak sombong yang ditunjukkan melalui permintaan-permintaan wajar tersebut.
Rider artis memang selalu menjadi topik menarik untuk dibahas. Meski beberapa artis memiliki permintaan yang cukup detail, banyak juga yang memilih untuk tetap sederhana dan tidak merepotkan penyelenggara acara.